Tampilkan postingan dengan label Blog Writing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog Writing. Tampilkan semua postingan

11 Pertanyaan Penting Sebelum Menerbitkan Artikel Blog

edit artikel blog
Berapa kalikah sobat mengedit sebuah posting/artikel blog setelah menerbitkannya? Saya pernah menghadapi permasalahan serupa dan ada banyak penyebabnya: kesalahan ejaan kata lah, kesalahan link yang ditulis lah, materi yang keliru lah, keyword yang salah lah, judul yang kurang tepatlah dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang dialami, sobat harus bolak-balik membuka post editor dan melakukan editing pada kasus-kasus tersebut. Melelahkan, tidak efisien, dan terkadang membuat jengkel. Dan ujungnya malas mengeditnya. Seperti halnya sobat, saya pun pernah mengalami hal serupa. Kemudian saya mengakali dengan membuat checklist, daftar hal-hal yang harus saya lakukan sebelum menerbitkan. Sobat pun dapat membuatnya. Dasarkan list tersebut pada pertanyaan-pertanyaan pribadi yang sudah saya susun sebagai poin penting sebelum menerbitkan artikel blog berikut:

1. Apakah saya sudah membaca artikel tersebut setelah menuliskannya?

Semudah pertanyaannya, banyak orang yang jarang membaca kembali artikel yang sudah ditulis dan langsung menerbitkannya. Membaca artikel terlebih dahulu sebelum dibaca orang lain adalah hal yang sangat penting. Kita perlu mengetahui isi artikel yang kita tulis dari sudut pandang pembaca. Apakah argumen-argumennya sudah solid? Adakah poin-poin yang terlewatkan? Bagaimana dengan kesan yang ditangkap? dan seterusnya. Untuk melihat tampilan artikel secara keseluruhan seperti sebagaimana dia diterbitkan, gunakan fitur "Preview" atau "Pratinjau" di post editor.

2. Apakah isi artikel sudah selengkap mungkin seperti yang diharapkan?

Jika ingin mendapatkan traffic/pembaca dan backlink sebanyak mungkin, pastikan artikel telah lengkap selengkap-lengkapnya. Setelah melakukan checking tahap pertama, pastikan lagi apakah sobat bisa menambahkan poin lain atau penjelasan lain yang belum di-cover. Dengan melengkapi isi artikel, kita dapat mengcover semua kebutuhan pembaca yang membutuhkan penjelasan berbeda-beda pada beberapa poin. Misalnya, jika sobat menuliskan artikel review software, lihat apakah ada poin penting terlewatkan. Misalnya, bagaimana dengan system requirements, CPU resource yang dibutuhkan, efek negatif, compatible kah dengan windows 7? dsb. Orang yang menemukan sebuah artikel dari beberapa sisi cenderung menyukai dan bahkan akan menggunakan artikel berkualitas tersebut sebagai sumber yang ditautkan.

3. Apakah saya telah melakukan analisis keyword yang berkaitan?

Keyword adalah aspek penting yang menunjukkan relevansi suatu konten, baik untuk pembaca maupun search engine. Keyword yang relevan dan banyak dicari adalah keywords yang sering digunakan orang. Pertama, karena orang jadi mudah memahami isi posting. Kedua, membantu upaya optimalisasi search engine (SEO). Ingat saya tidak berbicara tentang menggunakan keyword sebanyak-banyaknya (spamming), tapi tentang keyword yang relevan dan banyak dicari. Sebagai contoh, jika sobat menulis artikel tentang game komputer, akan lebih sulit mendapatkan traffic dari pembaca yang menggunakan keyword "permainan komputer" dibanding yang menggunakan keyword "computer game". Meskipun yang pertama adalah istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar, belum tentu mendatangkan traffic secara masif dari Indonesia.

4. Apakah judul posting telah dioptimalkan sedemikian rupa?

Judul adalah bagian pertama dan utama sebuah tulisan. Bahkan jauh lebih penting daripada isi artikel karena jika judul gagal menarik atensi pembaca, bisa dibilang isinya telah gagal membuktikan apa yang diungkapkan oleh judul. Pastikan judul memiliki relevansi kuat, provokatif, serta punya daya emosional, yang dapat menarik pembaca untuk melihat isi posting blog dengan semangat tinggi.

5. Apakah saya sudah membaca sekali lagi (lagi-lagi)?

Saya tahu di awal pertanyaan poin ini sudah dilakukan. Tapi kali ini fokuskan pada hasil akhir tulisan (proofread). Buktikan sekali lagi bahwa semua hal telah disempurnakan sedemikian rupa. Fokuskan pada tata bahasa, ejaan, kalimat, paragraf, dll. Ada satu trik yang biasa saya lakukan untuk menguji posting pada tahap ini: membaca artikel dari belakang ke depan (memang agak aneh :p) atau membacanya dengan bersuara. Keduanya akan membuat sobat fokus pada masing-masing kata sehingga lebih mudah menemukan adanya kesalahan.

6. Apakah saya sudah menautkan link ke posting-posting lama (internal linking)?

Menautkan link  ke posting lain/lama (internal linkingsangat bermanfaat bagi pembaca dan robot search engine. Yang pertama, membantu pembaca mengeksplorasi dan mendapatkan referensi selengkapnya mengenai suatu hal dari posting-posting lama di dalam arsip. Yang kedua, robot search engine dapat dengan mudah dan efisien melakukan crawling (perayapan) dan pemahaman terhadap isi konten serta membantu upaya SEO. Sebelum menerbitkan artikel, sediakan waktu untuk menemukan posting/artikel lama yang relevan untuk ditautkan.

7. Apakah saya sudah menautkan link ke halaman/blog/website sebagai referensi atau credits?

Ini yang sering ditakutkan oleh banyak blogger dan webmaster. Menautkan link dari posting adalah hal yang sangat baik. Tapi kebanyakan merasa risih karena ada ketakutan dalam SEO maupun dalam kredibilitasnya. Terlebih lagi bagi yang suka copas mentah-mentah, memberi sumber link adalah hal tabu bagi sebagian blogger copaser. Padahal menautkan link external berarti suatu aksi yang profesional, bertanggungjawab, dan meningkatkan kredibilitas karena memiliki banyak sumber referensi dan mempelajari banyak hal. Dalam hal SEO, menautkan link eksternal tidak ada bahayanya selama ditautkan dengan benar dan pada posisi yang tepat. Justru dapat menambah visibilitas suatu artikel baru. 

Jika sobat membuat posting dan menggunakan referensi terpercaya, sobat perlu menautkan link keluar (outbound link) karena ini memperkaya isi posting dan sebagai alat referensi dan bentuk atribusi (credits). Pembaca mendapatkan value lebih dari referensi-referensi penting yang disuguhkan. Ada banyak knowledge base yang dapat diambil dari Wikipedia, sebagai contoh untuk ditautkan. Atau ada banyak juga referensi dari blog-blog lain yang penting serta dapat kita jadikan sebagai bagian referensi tanpa harus "mengambil" seluruh artikelnya. Pengunjung akan sangat menyukai artikel yang kaya referensi dan menaruh respek atas kredibilitas yang dibangun oleh penulisnya. Pastikan menggunakan anchor text yang tepat dan deskriptif. Hindari penggunaan anchor text yang kurang baik seperti "klik di sini", "click here", "go", dll. 

8. Apakah saya sudah memastikan semua link ditautkan dengan benar?

Kadang karena terburu-buru, url yang ditulis salah atau ada karakter yang kurang atau kelebihan. Misalnya ketika menuliskan http://buka-rahasia.blogspot.com, kadang saya keliru menuliskan dengan http://buka-rahasia.blogspot.co, dan ini adalah kesalahan fatal karena halaman pada url tersebut tidak ada. Pastikan  juga semua link yang ditautkan mengarah ke halaman yang benar.

9. Apakah posting saya perlu diperkaya dengan gambar?

Jika "sebuah gambar lebih berharga daripada seribu kata" mengapa tidak mencoba menggunakan gambar untuk menjelaskan sesuatu? Jika memang pengunjung akan merasa lebih terbantu dengan gambar ketika mempelajari suatu tutorial, prosedur, proses, dll, pertimbangkan penggunaan gambar. Gambar kadang lebih mudah dicerna daripada kata-kata. Sebagai contoh, jika anda dapat membuat infographic, lampirkan ke dalam artikel, atau paling tidak gunakan screenshots dari proses atau tutorial yang hendak disampaikan.

10. Apakah saya sudah mengoptimasikan permalink/url posting?

Beberapa platform blogging seperti WordPress mengijinkan usernya untuk mengedit permalink, baik pada bagian nama file (bagian belakang) maupun pada struktur permalink (dengan url rewrite), sehingga user dapat dengan mudah mengganti atau mengubah url posting yang sudah diterbitkan tanpa halangan apapun. Namun pada Blogger, url langsung terbentuk setelah posting dipublikasikan dan tidak dapat diedit lagi. - Update, kini sobat dapat dengan mudah mengedit url (permalink) posting dengan kehadiran fitur Blogger Custom Permalink (Url Editor). Jumlah karakternya pun masih terbatas terbatas (simak batasan akun dan platform blogger) [Kini jauh lebih panjang]. Perhatikan dulu judul posting agar url/permalink bersih, deskriptif, dan mengandung keyword yang diinginkan. Baca: Optimasi Permalink Blogger

11. Kapan saya harus menerbitkan/posting artikel blog?

Meskipun hal ini dipandang kurang signifikan, namun menerbitkan posting pada waktu tertentu akan berpengaruh pada traffic awal setelah artikel dipublikasikan. Banyaknya traffic pada satu artikel baru akan memungkinkan sharing oleh pembaca dapat dilakukan lebih awal, sehingga konten yang dishare di social media maupun website/blog lain masih fresh. Sobat tentunya tidak mau artikel masterpiece yang sudah dibuat tidak langsung dibaca oleh pengunjung dan membutuhkan waktu lama untuk dicapai oleh target pembaca. Saya biasa menerbitkan artikel di siang hari di atas jam 1, sore, atau malam sebelum pukul 9. Karena pada momen-momen tersebut banyak yang online dan "berkeliaran" di social media. Saya cenderung menghindari menerbitkan posting di hari libur besar, karena jumlah pengunjung internet berkurang secara signifikan. Mungkin sobat memiliki waktu pas tersendiri yang dapat dipelajari dan ditentukan.

Yap! Sobat punya tambahan pertanyaan lain selain 11 pertanyaaan di atas? Feel free to add yours via the comment form below. :)
© buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

7 Tips Membuat Artikel Blog Menarik & Enak Dibaca

artikel blog kreatif
Ada banyak yang merasa was-was dalam menulis konten atau artikel blog. Banyak juga yang kemudian merasa menulis artikel adalah pekerjaan berat yang menguras tenaga, bahkan pembaca pun akhirnya ikut merasa berat juga ketika harus membaca artikel yang dibuat dengan cara demikian, karena artikel tampak datar dan membosankan. Kemarin ada sobat blogger yang bertanya melalui email mengenai teknis atau format artikel blog yang tampak menarik dan nyaman dibaca. Yah, kuncinya menurut saya sederhana, gunakan motivasi bahwa "artikel itu dibuat untuk dibaca", bukan sekedar menambah jumlah posting. Dalam artikel ini saya akan menyampaikan beberapa tips berkaitan dengan format tulisan artikel blog, jika sebelumnya sobat belum membaca mengenai faktor non teknis dalam menulis artikel, silahkan simak dulu Tips Menulis Artikel Blog Berkualitas dan Penuh Ide

Kembali ke topik. Artikel dibuat untuk dibaca. Dan artikel yang bagus bukan berarti artikel yang berat loh. Bisa jadi berbicara mengenai "buah apa saja yang ada di kebunku" jauh lebih menarik daripada "tips hebat mendapatkan jodoh dalam satu hari". Dimana letak perbedaan yang bisa membuat tema pertama lebih menarik? Pada format penyajian konten. Dan perbedaan format kecil saja bisa membuat tema kedua tersebut dilibas habis oleh tema pertama.

Tentunya, asumsi dasar dari menulis artikel adalah mengenai apa yang diketahui. Iitulah alasan mengapa seseorang memiliki blog atau website: untuk menuangkan apa yang dia ketahui, pelajari, kembangkan, atau bahkan mungkin dibuat. Sobat pasti mengetahui, mempelajari, dan menguasai sesuatu. Berangkatlah dari itu. Ketika sobat menuliskannya, tidak akan ada kesulitan berarti dan justru akan sangat menyenangkan. 

Oke, lanjut lagi ke format artikel. Ini hanya masalah membiasakan dan mengingat format atau bentuk artikel yang user friendly. Seketika sudah terbiasa, pasti akan menyenangkan, dan terlebih lagi akan menghasilkan sesuatu yang menguntungkan, monetisasi. Untuk memastikan artikel sobat dibaca dan enak dibaca, berikut beberapa tips mengenai format penyajian artikel blog:

1. Gunakan paragraf
Paragraf sangat penting untuk membagi pokok pikiran, sehingga isi masing-masing pokok pikiran dapat dituangkan dengan batasan-batasan yang jelas. Pembaca dapat dengan mudah mengikuti setiap pemikiran tersebut karena ada pemisahan. Satu paragraf jangan sampai terlalu panjang, misalnya hingga lebih dari setengah halaman, karena ini dapat menurunkan mood pembaca. Membaca seolah menjadi pekerjaan berat dan tidak menyenangkan. Ingat, paragraf tidak mesti berupa sekumpulan kalimat berjumlah banyak, kadang cuma satu kalimat, bahkan cuma satu kata! Jangan lupa beri jarak antar paragraf / beri ruang kosong, sehingga paragraf-paragraf tidak tampak berdesakan.

2. Gunakan format justify (rata kiri kanan)
Format ini cenderung membuat artikel tanpa rapi di masing-masing sisi, sehingga membacanya pun enak. Gunakan text align justify ini pada bentuk tulisan pada artikel murni. Tentunya, jika ada tulisan yang mengandung bentuk-bentuk lain seperti kode/script, jangan terapkan rata kiri kanan pada bagian tersebut.

3. Gunakan list, baik angka atau bentuk lain (unordered list).
Menggunakan list untuk menekankan poin-poin tertentu membuat pembaca mudah mengingat dan mengambil intisarinya. Jika ada penjelasan tambahan, barulah ditambahkan dalam beberapa kalimat atau sebuah paragraf. Ketika ada format list, pembaca akan tahu ada penekanan point dan ada petunjuk bahwa pada bagian list inilah semua poin penting disampaikan. Ini sangat berguna jika sobat membuat artikel-artikel yang memiliki poin-poin yang ditekankan, misalnya tips, petunjuk, prosedur, manual, jenis-jenis, dan lain-lain.

4. Gunakan heading atau sub-heading
Menggunakan heading dapat memberikan peluang untuk membagi tulisan dalam sub-sub tertentu. Ini akan memudahkan pembaca bergerak dari satu poin ke poin lainnya. Format ini akan sangat bermanfaat bagi artikel yang sangat panjang dan memuat banyak pokok pembicaraan dalam sebuah topik. Heading atau sub heading dalam format HTML menggunakan tag header dari <h1> sampai <h6>. Saran saya gunakan sub heading di bawah level judul artikel. Sobat dapat dengan mudah memformatnya dengan menggunakan text selection pada sebaris kata yang hendak dijadikan sub heading, kemudian lihat ke atas text editor, ada menu dropdown dengan menu utama "Normal", klik dan pilih format heading, sub heading, atau minor heading. Di WordPress, tampilan menu utama adalah "Paragraph", ubah menjadi header1, header2, header3, .... dan seterusnya.

5. Gunakan judul artikel kreatif dan menarik
Judul artikel ibarat mahkota. Apa yang dia tampakkan berpengaruh pada seberapa menarik artikel di dalamnya. Buat judul sekreatif mungkin. Jangan hanya terpaku pada keyword, karena itu justru dapat mengurangi nilai artikel, padahal mungkin artikel di dalamnya sangat bagus. Misalnya, daripada menggunakan "8 Tips Mendapatkan Jodoh", cobalah variasi lain. Contoh, "Dapatkan Jodohmu Dengan 8 Cara Mudah ini!". Gunakan pula format-format yang lebih provokatif, misalnya dengan menggunakan kalimat tanya. Sering loh saya mendapati incoming search yang menggunakan keyword kalimat tanya, misalnya, "Link building itu apa sih?", "bagaimana cara blog saya dikunjungi???", dan lain-lain. Beneran ada tuh, ga bohong. Mungkin orang sudah menganggap Google itu manusia yang bisa jawab kali ya...

6. Upayakan pembaca tertarik dari awal hingga akhir
Dari awal paragraf, gunakan situasi-situasi nyata agar pembaca dapat mengkaitkan dengan dirinya sendiri. "Nah, ini gue banget nih!", "Hmmm, ini yang aku butuhin....", "Oh, gitu ya, jadi gimana cara ngatasinnya?", dst... Gunakan deskripsi dan metafora untuk mengantarkan poin pembicaraan, tapi jangan terlalu berlebihan. Jika dibutuhkan, upayakan gunakan gambar untuk mendeskripsikan suatu situasi atau contoh agar pembaca dapat dengan mudah menyerapnya.

7. Gunakan Pengalaman pribadi sebagai contoh dalam topik
Gunakan pengalaman pribadi anda ketika menemui suatu masalah dan dalam memecahkannya. Ini yang membuat suatu karya tulis bernilai tinggi, karena sobat tidak hanya menuliskan apa yang didengar, atau yang sudah ditulis orang lain saja, melainkan dikembangkan menjadi apa yang dialami sendiri dan dikuasai betul. Sobat tidak akan sekedar berbicara sebagai guru yang mengajar sambil memegang buku pelajaran terbitan luar, tapi seperti seorang narasumber yang memegang catatan pribadi dan menyampaikan apa yang dialami, diteliti, dan dicarikan jalan keluarnya.

Oke, semoga dapat memberikan gambaran buat sobat agar lebih mawas dengan format tulisan pada artikel yang sobat buat. 

Have a nice writing!

Tips Menulis Artikel Blog Berkualitas dan Penuh Ide

tips menulis artikel blog
Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan pesan pribadi di Facebook dari seorang sobat Blogger. Begini isinya:
Gimana biar postingan kita itu bisa panjang dan berisi kaya di blog agan rata-rata di blog agan postingannya panjang panjang dan emang harus semua di baca karena itu informasi penting, nah gimana tipsnya gitu biar kalimatnya itu banyak, saya selalu kehabisan ide kalo buat postingan ?
Karena butuh jawaban yg begitu panjang, saya berjanji untuk membalasnya melalui sebuah posting blog. Hmmmm... pertanyaan tersebut sangat bagus; butuh pemikiran ekstra untuk menjawab karena tidak gampang menjawabnya. :) Tapi saya akan coba jawab dan uraikan di sini dan semoga sobat-sobat mendapatkan poinnya dan ada manfaat yg bisa diambil.

Menulis itu seperti berbicara. Bedanya ini lewat tulisan dan bukan suara. Maka menulis sebenarnya bisa dilekatkan dengan orang yang suka bicara, meskipun tidak selalu. Tetapi rata-rata orang yang suka berbicara, berdiskusi, bertukar ide, bahkan berdebat pasti suka menulis karena begitu banyak ide, pemikiran, pengetahuan, dan pengalaman yang pengen dituangkan. Jadi, konsep menulis bisa diberi satu garis bawah, yaitu Menuangkan ide/gagasan, ilmu, atau pengalaman (dan perasaan) dalam bentuk tulisan. Bahkan seorang penulis karya fiksi pun tidak bisa lepas dari yang namanya ide, pengetahuan, dan pengalaman itu sendiri meskipun karyanya tidak berbicara tentang hal faktual. 
Jika anda dapat berbicara lancar ketika menyampaikan sesuatu, misalnya ketika berpidato atau presentasi, itu karena isi/materi telah terkuasai dan tersusun dengan baik. Demikian pula halnya dengan menulis.
Menulis adalah aktivitas yang disengaja, meski mungkin saja lahir dari kondisi yang tidak disengaja (misalnya sedih ditinggal pacar, lalu tiba-tiba pengen nulis puisi... sedih hiks...). Karena disengaja (disadari), menulis merupakan aktivitas yang butuh niat alias kemauan. Kemauan tidak bisa muncul utuh kalau dipaksakan. Maka menulis adalah kesukaan. Apapun yang dilakukan dengan rasa senang pasti enak, mengalir gitu aja tanpa beban...

Apa poinnya? Sebelum saya menjawab dengan tips-tips menulis artikel berkualitas, perlu diketahui bahwa apa yang nanti disampaikan mungkin tidak akan berefek apa pun jika tidak di dahului dengan niat -keinginan- untuk menulis/membuat tulisan seperti yang telah disampaikan di atas. Jika sobat pengen ngeblog tanpa menulis, maka seperti garam tanpa lautan, eh terbalik, maksudnya lautan tanpa garam. Jadinya ya air tawar. Sah-sah saja, tapi selamanya akan seperti itu-itu aja. Lempeng. Lengang. Sepi. Lama-lama bosan sendiri.

Kembali ke "menulis tanpa kehabisan ide". Kehabisan ide? Dari yg saya tangkap pada pertanyaan di atas, mungkin maksudnya adalah ketika menulis, sedikit sekali yang bisa dituangkan, sehingga yang tertulis pun sedikit karena mentok; tidak tahu lagi apa yang harus dituliskan. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, diantaranya: belum matangnya poin-poin yang hendak disampaikan, kurangnya informasi, dan jenuh. Jenuh? Iya, otak yang sudah jenuh tidak akan menghasilkan apa-apa kalau dipaksa bekerja.

Nah, untuk membuat tulisan yang sobat anggap layak, berkualitas, serta penuh dengan ide (padat), ada beberapa tips yang bisa saya sarankan. Perlu diperhatikan bahwa tips-tips berikut jangan serta merta dianggap sebagai faktor teknis, karena jika dilakukan sebagai teknis semata justru dapat menghilangkan esensinya.

1. Sebelum menulis, lakukan persiapan-persiapan terlebih dahulu, baik materi tulisan maupun fisik. Materi tulisan berasal dari ide mengenai topik tertentu. Cari ide, "Hari ini saya pengen menulis tentang apa ya?" "Apa yang bisa saya persembahkan kepada pembaca dan bermanfaat buat mereka?" "Apa sih yang saya ketahui dan bisa saya tuangkan?" "Apa tema kesukaan saya?" Jangan mikir menulis judul, keyword, dll; ssssttt... itu mah urusan belakangan. Jangan sampai justru membatasi tulisan yang hendak dibuat. 
2. Ide menulis paling baik adalah dari hal-hal yang pernah dialami, diketahui, dipahami, dan dikuasai betul. Hindari menulis hal-hal yang sekiranya justru memberatkan dan tidak dipahami.
3. Lakukan research and reference collecting. Ide yang kaya akan memperkaya tulisan pula. Lakukan research atau mempelajari topik-topik berkaitan untuk memperluas dan melihat dari berbagai sudut pandang lain. Pahami sudut-sudut pandang tersebut dan jadikan referensi. Banyak tulisan berkualitas yang berkaitan dengan topik apapun serta dapat dicari dengan mudah di search engine. Hal-hal empiris terbukti lebih menarik dan kuat di mata pembaca dibanding ide yang hanya searah dan kurang berdasar.
Bahkan ketika tidak sedang ingin menulis pun, biasakan mempelajari topik-topik yang disukai melalui berbagai media. Membaca merupakan poin penting yang dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman. Orang yang suka menulis pasti suka membaca.
4. Sampai pada tahap ini, jangan menulis apapun terlebih dahulu sebagai isi posting. Bahkan jangan buka post editor atau writing tool apapun untuk menulis posting. Sekali lagi, sssttt... itu urusan belakangan. Kumpulkan ide-ide yang tercecer, satukan dalam satu catatan kecil.
5. Setelah ide dan materi yang dikumpulkan cukup. Mulailah menuliskan pokok pikiran. "Nah loh, kok jadi pelajaran Bahasa banget??!" Iya, karena ini penting. Jika anda masih belum bisa menyimpan pokok pikiran dalam otak, maka tuliskan dalam catatan kecil. Buat poin-poin. Misalnya nih, "Dalam tulisan A, saya pengen menyampaikan: 1. Topik pembuka tentang mengatasi duplicate meta description (intro); 2. Mengapa topik ini penting?; 3. Apa sebabnya dan apa efeknya?; 4. Apakah ada solusinya?; 5. Jika ada, apa solusi itu?; 6. bagaimana cara menerapkan solusinya?. Itu sebagai contoh saja, tentu kasusnya akan lain jika beda topik. Tapi semua menggunakan konsep yang sama: Apa; Mengapa; Siapa/Apa; Bagaimana; Dimana atau Kapan (jika ada).
6. Dengan menggunakan landasan pokok pikiran di atas, tanyalah diri sendiri, apakah pokok-pokok pikiran tersebut sudah ada jawabannya? Jika iya, maka sobat sudah siap menuliskannya ke dalam artikel. Jika belum, cari lagi jawaban-jawabannya sampai ketemu. Jawablah hingga detil dan tidak ada yang terlewatkan. Dengan cara ini, tulisan sobat tidak hanya akan panjang, tapi juga sarat dengan isi dan poin penting, pembaca tidak akan mau melewatkannya.
Ada yang bilang bahwa tulisan terlalu panjang itu membosankan, apalagi untuk ukuran posting blog karena pembaca lebih suka membaca dengan sistem scanning atau fast reading. Tetapi saya sudah membuktikan bahwa tulisan panjang mampu berbuat lebih banyak, memberi isi yang lebih detil, memiliki dasar, dan menurunkan bounce rate tentunya. Tidak ada aturan mengenai panjang pendeknya tulisan blog.
7. Setelah mantap, mulailah menulis sesuai dengan jawaban-jawaban yang sudah ditemukan tadi. Dengan cara ini, sobat tidak perlu berpikir terlalu berat, hanya mengingat saja jawaban-jawaban tersebut dan merancang serta menyusunnya dalam bentuk tulisan. Dijamin tidak mentok. Bahkan akan ada sangat banyak yang dituliskan. So, jika perlu, edit atau hilangkan poin-poin yang sekiranya tidak terlalu penting.
8. Ketika menulis, gunakan konsep orang ke satu dan kedua. Ini sah untuk blog. Mengapa? Ya karena ini blog, sebuah catatan pribadi seorang blogger dan bukan buku pegangan kuliah. Penggunaan orang ketiga hanya jika diperlukan. Sebagai contoh, saya cenderung menggunakan kata "saya" yang sedang berbicara dengan "anda" atau "sobat". Dengan demikian, tulisan lebih terasa dekat dan terkesan langsung (dua arah dan mengandung kekinian). Seolah-olah penulis berbicara langsung dengan pembaca. Seperti SAYA yang SEKARANG ini berbicara dengan SOBAT meskipun mungkin saja tulisan ini dibuat BERABAD-ABAD yang lalu.
9. Jika dalam proses menulis sobat merasa mentok or menemui jalan buntu, berhentilah. Letakkan pensil, eh... maksudnya keyboard atau laptop. Bertamasyalah.... Maksudnya lakukan hal-hal lain. Lanjutkan kembali jika sudah siap dan segar, entah nanti, besok, atau kapan saja terserah. Jangan terburu-buru. Dengan cara ini, tulisan tidak terkesan dipaksakan. Selain itu, akan ada banyak ide, informasi, dan referensi baru yang dapat ditemukan sehingga bisa menjadi solusi. 
Tuntutan menerbitkan posting blog secepatnya dan sebanyak-banyaknya dapat merusak isi tulisan. Blog anda tidak menuntut anda, jadi jangan tuntut blog anda. Hehe... Saya bahkan bisa menghabiskan satu minggu untuk membuat satu posting. Jangan terlena dengan iming-iming bahwa jumlah posting banyak itu bagus, belum tentu. Fokuslah pada apa yang hendak disajikan kepada pembaca, Layak atau tidak? Menakjubkan atau tidak? Memberi solusi atau tidak? Menyenangkan atau tidak? Bernilai atau tidak? dan seterusnya.....
10. Poin terakhir, tapi tidak kalah penting, adalah checking. Apakah tulisan sudah siap diterbitkan? Ada yang masih kurang? Ada yang kurang tepat? Ada yang terlewatkan? Ada yang salah? Jika masih belum yakin, don't publish! Save dalam draft. Baca ulang. Inilah saatnya sobat mereview karya sendiri sebelum diterbitkan. Apakah sobat sudah merasa puas dengan membacanya? Apakah sudah merasa artikel pantas untuk diterbitkan? Pikiran dan hati tidak bisa bohong. Cieeee..... Tapi benar kok, sobat tidak perlu menanyakan orang lain untuk menilainya. Cukup nilai dari sudut pandang sendiri terlebih dahulu. Baru setelah itu, serahkan pada pembaca

Tentunya bagi para master penulis blog, menulis sudah tidak lagi membutuhkan hal teknis, tapi secara esensial pasti mencakup hal-hal di atas. Mengapa demikian? Karena mereka tidak lagi membuat tulisan dengan acuan teknis, melainkan insting. Hal-hal yang dilakukan berulang-ulang dan disukai lama-lama menjadi insting. So, belajar dan asah terus kemampuan sobat dalam menulis.

Hmmm.... Sebegitunya? Mungkin akan ada yang merespon "Alaaahhh, mau buat posting blog aja ribetnya kaya mau jadi Presiden, copas aja beres!" Hehe. It's okay, terserah yang punya blog lah. Tetapi yang perlu ditegaskan di sini adalah tentang bagaimana meningkatkan kualitas konten blog sehingga perlu keseriusan, apapun tujuan ngeblognya. Jika ingin memiliki otoritas & ingin blog memiliki nilai, kualitas, dan bisa diperhitungkan oleh orang banyak, tentunya harus ada upaya. Tidak heran jika ada ungkapan, a blogger is an author... Seorang blogger adalah seorang penulis (seseorang yg memiliki otoritas). Sungguh aneh bukan jika mengaku blogger, tapi gak punya tulisan alias mengandalkan tulisan orang lain? Jawabannya ada pada diri sobat masing-masing.

Masih ada poin-poin lain yang hendak saya sampaikan, terutama mengenai penggalian ide, namun ke depan akan di-cover dalam posting-posting lainnya. 

Have a nice blogging and keep smiling.

List Batasan Blogger & Akun Blogger Yang Wajib Diketahui

Blogger limits
Blogger memiliki batasan penggunaan blog serta akun Blogger sama seperti layanan-layanan blog maupun internet lainnya. Nah, apa perlunya mengetahui batasan-batasan tersebut? Sebagai pengguna layanan Blogger, tentunya dengan mengetahuinya, seorang blogger dapat melakukan management penggunaan fitur layanan dengan baik.

Sebagai salah satu pengguna Blogger, saya juga sangat penasaran dengan hal-hal yg dibatasi penggunaannya oleh Blogger. Salah satu sumber utama yg saya gunakan adalah FAQ resmi tentang batasan akun Blogger. Secara garis besar, saya menyimpulkan bahwa batasan (limitation) tersebut sebenarnya tidak benar-benar membatasi karena akan sangat jarang sebuah akun Blogger mencapai limit tersebut. Berbeda dengan layanan blog wordpress gratis, mengganti template atau memasang iklan saja adalah hal yg haram. Sumber FAQ tersebut sebenarnya kurang begitu terperinci, sehingga kemudian akan saya buat per bagian sehingga menjadi lebih jelas, ditambah dengan beberapa update batasan lainnya yg saya temukan ketika menggunakan Blogger.

Berikut daftar lengkap batasan penggunaan Blogger & Akun Blogger:
1. Batasan Akun Blogger
  • Jumlah Blog: 100 buah
  • Panjang info "about me" (pada halaman profil akun blogger): 1200 karakter
  • Panjang Info Hoby & Kesukaan: 2000 karakter
  • Maksimal Jumlah Blog yg difollow per akun: 300 Blog
  • Ukuran gambar berdasarkan dimensi: 
    • Lebar gambar yg diupload melalui post editor: maks.1600px. Gambar yg lebih luas tetap dapat diupload namun kemudian secara otomatis di-resize (scaled down) menjadi 1600px
    • Lebar gambar yg diupload melalui Template Designer (background): Tidak ada batasan
  • Ukuran Gambar berdasarkan berat file:
    • Gambar yg diupload lewat post editor: 8 MB
    • Gambar yg diupload lewat Template Designer (background): 300 Kb
    • Gambar yg diupload melalui mobile device: 250 Kb
  • Kapasitas hosting gambar (di Blogger melalui partnership dengan Picasa Web Album): 1024 Mb per akun.
  • Bandwidth hosting gambar: Tidak ada batasan
2. Batasan Blog
  • Panjang judul/nama blog: 90 karakter
  • Panjang nama subdomain (subdomain.blogspot.com): 37 karakter
  • Panjang deskripsi blog (deskripsi pada gadget header): 500 karakter
  • Jumlah anggota per blog: 100 orang
  • Jumlah pembaca blog (untuk blog pribadi): 100 orang
  • Jumlah posting: Tidak ada batasan. Tapi saat ini akses edit posting pada daftar posting hanya mencapai maks. 5000 posting. Posting sebelumnya (di bawah 5000 posting) belum dapat diakses. Blogger sedang memperbaikinya.
  • Jumlah posting yg ditampilkan pada halaman-halaman list posting (homepage, label, archive) ditentukan oleh pilihan pada Settings > Formatting > Show at most. Apabila dipilih hari (day), maka batas maksimal tampilan pada satu halaman adalah 500 posting. Blogger sedang merencanakan fitur batas maksimal posting yg ditampilkan bukan berdasarkan jumlah posting, melainkan total berat halaman hingga 1 MB.
  • Jumlah halaman statis (static page): Awal Desember 2011 lalu diupgrade hingga 20 buah (sebelumnya 10, mantap!!)
  • Jumlah label: 5000 buah unique label per blog
3. Batasan Posting
  • Panjang tiap posting: Tidak ada batasan
  • Berat file tiap posting: Tidak ada batasan, namun seperti yg sudah disebutkan di atas, file posting lebih dari 1 MB mungkin dapat menyebabkan bagian di atas 1 MB ditampilkan pada halaman berikutnya (multiple pages for one post).
  • Jumlah label tiap posting: 20 label unik.
  • Jumlah komentar per posting: Tidak ada batasan
  • Panjang nama file posting (nama file ada di bagian belakang url posting): 39 karakter, contoh nama file:  http://buka-rahasia.blogspot.com/2011/10/hindari-9-hal-dalam-berkomentar-di-blog.html
    Nama file digenerasikan dari judul posting ketika pertama kali dibuat. (Ini salah satu saja kelemahan blog Blogger, sehingga judul posting panjang dapat menyebabkan URL posting terpotong karena telah mencapai batas. So, perhatikan betul ketika membuat judul posting agar SEO Friendly, pelajari: Maksimalkan Keyword di URL Posting Blogger/Blogspot).
4. Batasan lain
  • Panjang label: 200 karakter
  • Panjang komentar: 4,096 karakter per komentar.
Yup, batasan (limitation) di atas memang akan sangat jarang ditemui karena Blogger merupakan salah satu platform blog yg memiliki banyak keleluasaan layanan. Namun demikian, dengan mengetahui batasan penggunaan Blogger & akun Blogger, diharapkan kita dapat lebih memahami beberapa karakter Blogger yg mungkin belum pernah kita jumpai sebelumnya & dapat memaksimalkan penggunaan layanan Blogger ke depan.

Happy blogging, as always...

mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

Cara Meningkatkan Traffic Blog & Mempertahankannya

traffic blogAda banyak artikel yg membahas tentang cara meningkatkan traffic blog / web. Masing-masing memiliki cara yg berbeda-beda mengingat pengalaman masing-masing Blogger/Webmaster juga tidak sama. Nah pada kesempatan ini Buka Rahasia Blogspot akan membagi sedikit insight & pengalaman mengenai usaha menaikkan traffic blog. Pada artikel terdahulu, saya pernah membahas tentang cara meningkatkan jumlah pageview blog. Apakah sama? Tidak. Traffic jauh lebih kompleks dibanding jumlah pageview, meski usaha-usaha  meningkatkannya hampir sama. Traffic blog digunakan sebagai bahan analisis blog/website secara utuh untuk mengetahui banyak hal, dari tingkat pengunjung (visitor), pageview, hingga trends yg sedang berlaku. Traffic adalah tujuan utama dari berbagai usaha yg dilakukan blogger/webmaster. Oleh karena itu, artikel ini akan lumayan panjang :p, meskipun intinya adalah merangkum 10 poin penting usaha meningkatkan traffic blog.

Apakah Traffic Blog/Website itu?

Traffic blog/website adalah jumlah data yg dikirim/diterima pengunjung dari/ke sebuah blog/website. Traffic itu ditentukan dari jumlah visitor dan jumlah halaman yg dikunjungi. Blog/web menggunakan data ini untuk mengetahui traffic yg datang dan pergi (incoming and outgoing traffic), halaman mana saja yg paling banyak dikunjungi (popular), topik mana saja yg menjadi trend, serta mengetahui tingkat pengunjung serta popularitas blog/web secara keseluruhan. Data ini kemudian digunakan untuk mengevaluasi struktur blog/web, menentukan topik, melihat kelemahan-kelemahan, dsb.

So, traffic blog/web jauh lebih dari sekedar indikator keramaian blog. Apabila kita bisa memanfaatkan data traffic dengan baik, kita dapat memperbaiki banyak hal serta terus meningkatkan traffic tersebut. Salah satu layanan analisis traffic yg paling dikenal tentu saja adalah Alexa. Kita dapat melihat kondisi-kondisi blog/web dalam hal jumlah visitor, reach, pageview, search, demografi pengunjung, search trend, bounce rate, dll. Layanan analisis traffic lain yg lebih complex dan memiliki deep analysis adalah Google Analytics.

Tips Meningkatkan & Mempertahankan Traffic

Cara-cara meningkatkan traffic blog sangat banyak. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri-sendiri. Tips yg saya sampaikan berikut memuat cara-cara organik dan (maaf) saya tidak memuat cara-cara super singkat seperti link scheme, traffic exchange, spamming, hingga spam link referrer yg sangat dibenci search engine & pengunjung karena merugikan serta hanya menghasilkan traffic sementara. Di samping itu, saya sendiri belum pernah mempraktekannya. Cara-cara di bawah juga merupakan sebagian dari cara meningkatkan pageview blog.
1. Konten adalah raja, so sebelum befokus pada publikasi serta promosi blog beserta isinya, persiapkan segalanya dengan matang. Isi dengan konten berkualitas serta tidak menipu/membingungkan pengunjung. Beri pengunjung artikel yg berarti. Meskipun sekedar berbagi pengalaman pribadi, jika ada nilai (value) bagi pengunjung, maka dia akan suka serta menengok-nengok artikel lainnya.
2. Pastikan konten unik, original, updated, dan up to date. Konten unik serta original memiliki kesempatan besar mempertahankan pengunjung agar kembali lagi melihat update artikel selanjutnya. Jangan pernah mengisi blog dengan artikel-artikel copas, karena ini dapat menurunkan tingkat kepercayaan pengunjung terhadap blog dan penulisnya. Updated berarti konten di dalam blog selalu di update, pengunjung menyukai hal-hal baru, apalagi jika mereka telah berlangganan. Sedangkan up to date berarti konten blog masih & terus memiliki kesinambungan dengan masa kini (tidak basi). Simak tips selengkapnya dalam Cara Menghadapi Google Fresh (Panda Update).
3. Pelajari trending topic atau topik-topik yg banyak digandrungi pengunjung. Cara paling mudah adalah dengan mengevaluasi blog sendiri, kira-kira artikel mana yg paling banyak dikunjungi. Lihat tema/niche dari artikel tersebut, pelajari, tambah dan kembangkan dalam artikel-artikel lain.
4. Rajin blogwalking memberikan efek terhadap traffic blog. Tetapi ada hal yg perlu diperhatikan. Ketika berkomentar, jangan asal bilang "kunjung balik ya!", atau hanya sekedar meninggalkan url atau link blog saja. Dengan cara itu, efeknya tidak besar, justru hanya akan memberikan dampak buruk bagi kredibilitas blog. Isilah dengan komentar berkualitas sesuai topik, baca artikelnya benar-benar. Sebagai identitas komentator, cukup tinggalkan link blog dengan anchor text nama/identitas jelas pada tempatnya. Buat si pemilik blog tertarik & ingin tahu siapa sobat dan bagaimana blog sobat.
5. Maksimalkan penggunaan social media. Social media kini menjadi sarana promosi terbesar. Perkenalkan blog & konten melalui social media. Share link blog/artikel. Sebagai contoh gunakan fasilitas auto publish artikel ke Facebook. Agar lebih maksimal buat serta perkuat brand blog dengan Facebook Page, Google+ Page, akun twitter, LinkedIn, Orkut, dll. Aktiflah pada social media tersebut dengan menciptakan komunikasi langsung, tawaran-tawaran, ide/gagasan, berita singkat, dll. Jangan hanya sekedar share link blog/artikel. Simak selengkapnya tips meningkatkan traffic melalui Facebook.
6. Gunakan social media share tools pada blog. Pengunjung yg menyukai artikel blog dapat dengan mudah menemukan tools yg dapat digunakan untuk membagikan konten/blog kesukaan mereka ke social media. Contoh social share widget adalah: Facebook Like Box, Facebook Like Button, Follow Button, Tweet Button, Google +1 Button, serta widget share buttons lainnya. Konten yg selalu di share memiliki efek signifikan tehadap traffic.
7. Struktur blog sangat berpengaruh dalam meningkatkan pageview. Pengunjung yg melihat tawaran konten lain yg menarik perhatiannya memberikan efek pada peningkatan pageview dan pengurangan bounce rate. Gunakan internal linking & deep linking serta widget yg bersifat navigatif (menu). Simak selengkapnya dalam artikel tips meningkatkan pageview
8 Buat brand serta kredibilitas blog dan diri sobat. Branding memiliki efek besar bagi pengunjung. Sebuah brand yg terlihat unik akan menimbulkan kesan & terpatri dalam ingatan pengunjung meskipun mereka tidak secara sengaja merekamnya dalam memori. Salah satu upaya branding adalah membuat visual image blog dengan logo. Jadi, buatlah logo blog yg unik supaya pengunjung dapat mengenalinya sebagai blog sobat ketika melihatnya. Buat identitas unik lainnya, misalnya gaya berbicara dalam artikel, ide-ide unik, insight, dll. Yang kedua, kredibilitas baik akan membuat pengunjung terkesan. Tampillah sebagai diri sobat & sebagai pemilik blog yg credible. Jangan bersembunyi. Meskipun sobat menggunakan nama samaran, setidaknya tunjukkanlah sobat ada sebagai pemilik blog. Tuliskan "about me" sebagai informasi mengenai diri sobat. Kepercayaan sangat penting bagi pengunjung.
9. Sebar luaskan artikel blog melalui situs social bookmark serta promosikan blog melalui direktori blog. Keduanya bukan hanya sebagai media link building dalam SEO saja. Maksimalkan sebagai sarana promosi artikel & Blog. Buat judul  serta deskripsi yg jelas serta menarik.
10. Ujung tombak traffic yg maksimal adalah mudahnya blog serta konten ditemukan di search engine. Seperti kita tahu, search engine (khususnya Google) adalah sumber traffic terbesar sehingga kita tidak dapat mengabaikannya begitu saja. Itulah mengapa webmaster/blogger berbondong-bondong berlomba meningkatkan SEO bagi blog/web mereka. Lakukan usaha SEO yg maksimal. Pelajari cara meningkatkan SEO serta tips SEO lainnya.

Poin penting dari 10 tips di atas adalah usaha yg terus-menerus & tidak berhenti. Seperti halnya SEO, me-manage & me-maintain blog adalah kegiatan seorang blogger yg dilakukan secara rutin. Jika dilakukan secara denmikian, niscaya traffic blog dapat meningkat & dipertahankan. Blog kemudian dengan sendirinya dapat eksis di dunia maya dalam jangka waktu lama.

Good luck and have a nice blogging, dudes!

mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

Perangi Pencurian Konten dengan DMCA Blogger (Panduan Praktis)

buka-rahasia.blogspot.com - pencurian konten blogger
Pencurian konten / artikel blog serasa menjadi hal basi karena sejak blog ada, wacana ini terus dibicarakan dan seolah tiada habis-habisnya. Tapi memang, alasan di balik itu sangatlah kuat dan bisa dipahami. Banyak blogger yg mengeluh atas kasus pencurian konten yg menimpa mereka, termasuk saya. Sangat lah disayangkan apabila konten yg telah dibuat dengan jerih payah, dengan pemikiran mendalam, bahkan ada pula yg dengan riset dan uji coba, dicuri mentah-mentah tanpa penyebutan sumber sesuai ketentuan. Kebanyakan pencuri konten adalah newbie blogger (atau yg ingin selamanya menjadi newbie). Saya sendiri sudah begitu jengkel dengan banyaknya artikel blog ini yg terus saja dicuri tanpa ada penyebutan link sumber. Tulisan-tulisan yg dibuat orang dengan mudahnya diakui sebagai tulisan sendiri. Sebuah mentalitas yg sama sekali jauh dari dunia blogging pada awalnya. Alih-alih, rasa malas lah yg ditonjolkan. Yg terburuk, ketidakmampuan menulis menjadi alasan yg sebenarnya justru menunjukkan bahwa si pencuri konten tidak pantas menjadi seorang blogger. Bukankah blogger adalah seorang penulis?

Bagi sobat yg mengalami hal serupa, tentu bisa merasakan hal yg sama. Kabar baiknya, kini sobat bisa bergerak lebih luas untuk memerangi pencurian konten serta menuntut penghapusan konten dari blog yg memuat konten curian. Google memiliki layanan DMCA Complaint dan Notice secara online yg mempermudah kita melaporkan suatu konten curian untuk ditindak. DMCA notice ini berlaku untuk seluruh produk Google, termasuk Blogger. 

Mengapa Menggunakan Blogger DMCA?

Menggunakan DMCA notice adalah cara paling ampuh atas pencurian konten. Ada banyak kasus yg menyebutkan bahwa banyak pencuri konten yg mengabaikan peringatan dari pemilik konten asli, baik berupa komentar maupun teguran melalui email. Mereka tidak menggubris sekalipun dan tidak memberikan reaksi yg diharapkan yaitu pemberian link sumber atau penghapusan konten. Selain itu, ada pula kesulitan untuk melacak pemilik blog karena memang para pencuri konten biasanya tidak mempunyai jejak identitas di dalam blog atau media lain. Biasanya mereka "malu" untuk mengekspos dirinya dan bersembunyi. Bisa dibilang, dia punya blog tapi dia bukanlah seorang blogger. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dan sebagai puncak reaksi atas pencurian artikel, saya sarankan melaporkan pencurian konten melalui Blogger DMCA. 

Alur & Proses Complain Melalui Blogger DMCA

Ada beberapa proses yg dilalui untuk melayangkan komplain DMCA, namun jangan kawatir layanan Google yg berkaitan dengan DMCA kini melalui proses yg cepat, sekitar 24 jam atau paling lama hanya beberapa hari. Tidak seperti dulu, di medio 2010, saya harus menunggu hingga satu / dua bulan.
Berikut alur serta prosesnya:
1. Ditemukan adanya konten yg dicurigai oleh seorang blogger sebagai konten curian dari blognya atau blog lain.
2. Si Blogger lalu melayangkan surat DMCA takedown. The Blogger Team kemudian melakukan proses verifikasi validitas konten. Konten yg dicurigai ditarik menjadi bentuk draft, blogger yg dicurigai diberi notifikasi, dan salinan komplain DMCA dikirim ke chillingeffects.
3. Sampai proses ini, si blogger yg dicurigai mencuri konten memiliki hak untuk melayangkan surat tanggapan (counter notice) jika yakin bahwa kontennya bukan curian.
4. Jika terbukti konten tersebut curian, The Blogger Team akan menghapusnya dari blog tersebut. Jika tidak, maka content tersebut dikembalikan / diterbitkan kembali dalam 10 hari.
Jika sebuah blog mendapat banyak komplain secara terus menerus karena kasus pencurian konten, Blogger kemudian akan mempertimbangkan tindakan lanjutan berupa penghapusan blog tersebut dari layanan Blogger.

Cara Menulis Online Blogger DMCA

Membuat dan menulis surat DMCA sangat mudah. Sobat tinggal mengisi form secara online dan memasukkan beberapa data yg dibutuhkan.
1. Masuk ke DMCA untuk produk Blogger, klik disini.
2. Isikan kontak info berupa nama lengkap, nama perusahaan (bisa nama blog / url blog), nama pemegang hak cipta, serta email.
3. Di bagian 'copyrighted work', isikan url konten asli blog. Buat baris baru jika lebih dari satu. Isikan pula deskripsi mengenai copyright konten tersebut. Saya sarankan untuk mengisinya dengan detail copyright konten yg telah didaftarkan di layanan copyright. Saya biasanya melampirkan detail konten dan url yg memuat hak cipta yg saya daftarkan di myfreecopyright.com & dmca.com. Jika tidak ada, beri deskripsi singkat mengenai pembuatan artikel, seperti tanggal dan lain sebagainya. Jangan kawatir jika konten curian dibikin maju tanggal pembuatannya (back date), karena blogger memiliki data sesungguhnya kapan artikel tersebut dibuat.
4. Isikan url halaman artikel yg memuat konten curian. Klik 'add an additional field' untuk menambahkan form baru apabila url lebih dari satu.
5. Di bagian "sworn statements" (pernyataan sumpah), klik / centang "Please check to confirm" untuk mengkonfirmasi pernyataan bahwa anda lah pemilik konten sah dan bahwa konten yg ada di blog lain tidak memiliki hak cipta atau autorisasi dari anda.
6. Di bagian "signature", isikan tanggal pembuatan surat komplain dan tandatangan digital (digital signature) berupa nama lengkap persis seperti nama yg telah diisikan sebelumnya.
7. Klik "Submit".

Konfirmasi penghapusan konten (klik gambar)
The Blogger Team akan mengirim email balasan yg menyatakan bahwa surat telah diterima dan proses akan dilakukan (lihat contoh email balasan Blogger Team) Lama proses verifikasi dan take down tergantung jumlah antrian komplain serta banyaknya konten yg diadukan. Jika proses beres, akan ada email lagi dari the Blogger Team yg menyatakan bahwa konten dari Blog A dan Blog B (jika lebih dari satu) telah dihapus atau bahwa konten di Blog C tidak dapat dihapus karena tidak sesuai dengan hasil verifikasi (jika ternyata kecurigaan dianggap salah). Untuk yg terakhir saya belum pernah mengalami. Namun, sobat bisa kembali melakukan DMCA complaint ulang apabila punya keyakinan bahwa konten memang dicuri. Beri deskripsi hak cipta (copyright) yg lebih kuat dari sebelumnya agar hasil sesuai harapan.
Happy Blogging.

Reference:
Blogger Buzz
Google Public Policy

I hereby declare the war against content theft / piracy.
Regards,
mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

Halaman Statis (Static Page) Blogger: Apa & Fungsinya


Apa itu halaman statis?

Istilah Halaman Statis (static page) sering kita dengar. Saat ini setiap platform blog telah memiliki fitur static page. Tapi apa sih halaman statis itu?
Halaman statis adalah halaman suatu blog yang bukan merupakan bagian dari urutan posting. Halaman jenis ini hampir mirip dengan halaman website yang bersifat independen dan dapat diberi aturan tersendiri sesuai keinginan. Meskipun demikian, halaman statis pada blog masih memiliki aturan general sesuai template dan styling-nya (CSS).

Berbeda dengan halaman posting (artikel), halaman statis tidak berada pada urutan waktu tertentu. Apabila ditampilkan, dia bersifat individual dan terdiri dari satu posting saja; sedangkan halaman posting dapat ditampilkan secara bersamaan dengan halaman posting yang lain, misalnya: ada 5 posting dalam satu halaman yang ditampilkan. Fitur ini ditambahkan pada Blogger sekitar awal 2010 untuk mendukung kebutuhan user akan halaman statis. Pada platform blog WordPress, fitur ini telah ada sejak beberapa tahun yang lalu.

Untuk dapat lebih melihat perbedaan antara halaman statis dan halaman posting Blogger, kita lihat contoh berikut:
Perhatikan perbedaan antara url halaman posting dan url halaman statis berikut:
Url halaman posting (post page):
http://buka-rahasia.blogspot.com/2011/04/cara-meningkatkan-seo-blogspot.html
Url halaman statis (static page):
http://buka-rahasia.blogspot.com/p/testimony-untuk-buka-rahasiablogspotcom.html
Halaman posting memiliki url dengan folder dan subfolder yang diurutkan berdasarkan tahun dan bulan. Setelah itu baru diikuti dengan file html posting yg akan ditampilkan (di WordPress subfolder bahkan hingga  tanggal posting, contoh .../2011/08/01/.....). Sedangkan pada halaman statis, folder yang digunakan untuk menyimpan file adalah p yg merupakan singkatan dari "page", setelah itu diikuti dengan file html yg akan ditampilkan. Pada sistem blog, halaman posting akan ditata/diarsipkan berdasarkan urutan waktu terbaru (contoh url arsip: http://buka-rahasia.blogspot.com/2011_09_01_archive.html). Halaman terbaru berada di bagian teratas. Inilah sebenarnya konsep blog, dimana setiap posting selalu berkesinambungan, seperti halnya ketika kita membuat status di Facebook. Sedangkan halaman statis diatur untuk ditampilkan secara independen, tanpa mengandung urutan posting berdasarkan waktu, serta tidak diarsipkan.

Apa fungsi halaman statis?

Seperti yg telah dibahas di atas, halaman statis bukan dan tidak masuk ke bagian posting blog. Maka sudah sangat jelas bahwa halaman statis bukan difungsikan sebagai halaman untuk menampilkan posting artikel. Karena bersifat timeless (tidak mengandung url waktu dan tidak diarsipkan berdasarkan waktu), halaman statis sangat cocok digunakan untuk memuat berbagai informasi yang langsung berkaitan dengan blog, misalnya tentang blog atau tentang pemilik blog (about me), kontak (contact form), daftar isi/sitemap, pemesanan space iklan dan berbagai jenis posting fitur blog yang ingin ditonjolkan namun tidak diinginkan menjadi bagian posting.

Dulu, sekitar lebih dari satu tahun yg lalu, pengguna Blogger masih menggunakan halaman posting untuk memuat informasi-informasi sejenis di atas. Sehingga ketika membuka arsip posting blog, halaman seperti "About", "Advertise", masih muncul di urutan posting. Solusinya adalah dengan memundurkan waktu posting (backdate) agar halaman-halaman tersebut berada di urutan paling lama. Tetap saja, halaman tersebut tampak kurang elegan karena url-nya mengandung urutan waktu. Namun, kini tidak lagi. Halaman statis telah menjadi  jalan keluar yang sangat dibutuhkan keberadaannya dan membuat blog berplatform Blogger tampak lebih profesional.

Cara buat halaman statis Blogger?

Bagi sobat yg belum terbiasa atau belum pernah menggunakan halaman statis, sobat bisa mencoba membuatnya. Caranya:
Bagi pengguna dashboard Blogger Interface lama:
Dashboard > New Post > Edit Pages > Add New Page
Bagi pengguna dashboard Blogger Interface baru:
Dashboard > Klik menu Dropdown > Klik Pages > Klik New Page > Klik Blank Page

Any idea about Blogger Static Page? Feel free to leave your comments below.
Happy Blogging!

mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

Google Scribe: FItur Baru Blogger & Cara Menggunakan

Blogger semakin kaya dengan fitur! Kali ini kita pengguna Blogger dapat menemui fitur baru Blogger bernama Google Scribe. Fitur ini merupakan salah satu "buah karya" Google Labs yang diintegrasikan dengan Blogger. Google Scribe merupakan auto word/phrase suggestion tool yang digunakan ketika membuat posting. Pastinya, pernah pada saat menulis posting, anda berhenti pada suatu kata atau bagian kata tertentu dan tidak tahu harus melanjutkan dengan kata atau frase apa agar tersusun kalimat yang tepat dan bagus. Nah, fitur Google Scribe dapat diandalkan untuk membantu menemukan/menyarankan kata atau frase yang mungkin diinginkan, namun belum terlintas di pikiran, sehingga anda dapat menulis dengan lebih efisien.

Klik new post/posting baru (berupa gambar pensil) pada halaman dashboard blog (blogger new interface). Setelah masuk halaman post editor, lihat toolbar di atas kotak posting. Fitur Google Scribe ada di ujung paling kanan; wujudnya berupa gambar pensil berwarna kebiruan. Klik gambar tersebut untuk memulai menggunakan fitur Google Scribe.
Setelah fitur Google Scribe diaktifkan, saran (suggestion) akan muncul ketika Anda sedang mengetik. Saran (suggestion) tersebut berupa tulisan (huruf-huruf) berwarna abu-abu.
Jika ingin mendapatkan lebih dari satu suggestion, klik menu dropdown yang terletak tepat di sebelah kanan tombol fitur Google Scribe dan akan muncul sub menu "Show Multiple Suggestions". Klik sub menu tersebut.
Selanjutnya, ketika sedang mengetik, akan muncul beberapa suggestion kata. Klik salah satu kata yang diinginkan/sesuai.
Gunakan shortcut keyboard berikut agar lebih efisien lagi dalam menggunakan fitur Google Scribe Blogger:
Ctrl + J: mengaktifkan/menonaktifkan Google Scribe.
Ctrl + Shift + J: mengaktifkan/menonaktifkan multiple suggestions.
Esc: Menghapus saran/suggestion dalam sementara waktu.
Tab: Mengembalikan (restore) saran/suggestion.
(note: untuk pengguna Mac OS, ganti kunci Ctrl dengan kunci Command ("Apple").

Silahkan mencoba dan lihat apakah fitur ini banyak membantu atau tidak. Tinggalkan komentar di bawah untuk menyampaikan kesan atas fitur baru Blogger: Google Scribe.

Thanks To Blogger in Draft Blog atas informasi fitur baru ini.

Have a nice Blogging!
mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com